Selamat Datang di infoproduksi.com!

Fungsi, Struktur dan Cara Mengukur Transistor

Fungsi, Struktur dan Cara Mengukur Transistor - Transistor merupakan salah satu komponen elektronika aktif yang paling sering digunakan dalam rangkaian elektronika, baik dalam rangkaian elektronika yang paling sederhana maupun dalam rangkaian elektronika yang rumit dan kompleks.

Pada Umumnya, transistor terbuat dari bahan semikonduktor seperti germanium, silikon, dan gallium arsenide. Secara umum, transistor dapat dibagi menjadi 2 kelompok jenis yaitu transistor bipolar (BJT) dan Field Effect Transistor (FET).

Fungsi Transistor

Berikut beberapa fungsi dari transistor :

  • Sebagai penguat tegangan dan daya
  • Sebagai stabilisasi tegangan
  • sebagai penyearah
  • sebagai osilator
  • sebagai mixer
  • sebagai switch (pemutus dan penyambung sirkuit)

Cara mengukur Transistor

kita dapat menggunakan multimeter analog maupun digital untuk mengukur dan menguji apakah sebuah transformator masih dalam kondisi yang baik. Perlu diingat bahwa terdapat perbedaan tata letak polaritas (merah dan hitam) probe multimeter analog dan multimeter digital dalam mengukur atau menguji transistor.

Baca juga : Cara Mengukur Uni Junction Transistor (UJT) dengan Multimeter

Berikut cara untuk mengukur atau menguji transistor dengan menggunakan multimeter.

A. Mengukur Transistor dengan Multimeter Analog

mengukur transistor dengan multimeter analog

Cara Mengukur Transistor NPN dengan Multimeter Analog

Berikut langkah-langkah untuk mengukur transistor NPN dengan Multimeter analog :

  • Atur Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x10k
  • Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Basis (B) dan Probe Merah pada Terminal Emitor (E), Jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik
  • Pindahkan Probe Merah pada Terminal Kolektor (C), jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik.

Baca juga : Cara Menentukan Jenis Transistor NPN dan PNP

Cara Mengukur Transistor PNP dengan Multimeter Analog

Berikut cara mengukur transistor PNP dengan menggunakan multimeter analog :

  • Atur Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x10k
  • Hubungkan Probe Merah pada Terminal Basis (B) dan Probe Hitam pada Terminal Emitor (E), Jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik
  • Pindahkan Probe Hitam pada Terminal Kolektor (C), jika jarum bergerak ke kanan menunjukan nilai tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik.

Catatan :
Jika Tata letak Probe dibalikan dari cara yang disebutkan diatas, maka Jarum pada Multimeter Analog harus tidak akan bergerak sama sekali atau “Open”.

B. Mengukur Transistor dengan Multimeter Digital

mengukur transistor dengan multimeter digital

Cara Mengukur Transistor NPN dengan Multimeter Digital

Berikut langkah-langkah menggunakan multimeter digital untuk mengukur transistor NPN :

  • Atur Posisi Saklar pada Posisi Dioda
  • Hubungkan Probe Merah pada Terminal Basis (B) dan Probe Hitam pada Terminal Emitor (E), Jika Display Multimeter menunjukan nilai Voltage tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik
  • Pindahkan Probe Hitam pada Terminal Kolektor (C), jika Display Multimeter menunjukan nilai Voltage tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik.

Baca juga : Macam-Macam Transistor dan Fungsi Transistor

Cara Mengukur Transistor PNP dengan Multimeter Digital

Berikut cara menggunakan multimeter digital untuk mengukur transistor PNP :

  • Atur Posisi Saklar pada Posisi Dioda
  • Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Basis (B) dan Probe Merah pada Terminal Emitor (E), Jika Display Multimeter menunjukan nilai Voltage tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik
  • Pindahkan Probe Merah pada Terminal Kolektor (C), jika Display Multimeter nilai Voltage tertentu, berarti Transistor tersebut dalam kondisi baik

Posting Komentar

© InfoProduksi. All rights reserved. Distributed by Pixabin