Selamat Datang di infoproduksi.com!

Jenis Dioda dan Cara Mengukur Dioda

Dioda (Diode) merupakan komponen elektronika aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor dan mempunyai fungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah tetapi menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Oleh karena itu, Dioda sering dipergunakan sebagai penyearah dalam rangkaian elektronika.

Pada umumnya, Dioda mempunyai 2 Elektroda yaitu Anoda (+) dan Katoda (-) dan memiliki prinsip kerja yang berdasarkan teknologi pertemuan p-n semikonduktor yaitu dapat mengalirkan arus dari sisi tipe-p (Anoda) menuju ke sisi tipe-n (Katoda) tetapi tidak dapat mengalirkan arus ke arah sebaliknya.

Simbol Dioda

Gambar di bawah ini menunjukan bahwa dioda merupakan komponen yang terdiri dari 2 tipe bahan yaitu bahan tipe-p dan tipe-n :

simbol dioda

Fungsi Dioda and Jenis-jenisnya

Berdasarkan Fungsi Dioda, Dioda dapat dibagi menjadi beberapa Jenis, diantaranya adalah :

  • Dioda Penyearah (Dioda Biasa atau Dioda Bridge) - berfungsi sebagai penyearah arus AC ke arus DC.
  • Dioda Zener - berfungsi sebagai pengaman rangkaian dan juga sebagai penstabil tegangan.
  • Dioda LED - berfungsi sebagai lampu Indikator ataupun lampu penerangan
  • Dioda Photo - berfungsi sebagai sensor cahaya
  • Dioda Schottky - berfungsi sebagai Pengendali

Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter

Untuk mengetahui apakah sebuah dioda dapat bekerja dengan baik sesuai dengan fungsinya, maka diperlukan pengukuran terhadap dioda tersebut menggunakan multimeter / multitester.

Baca juga : Cara Mengukur Kapasitor dengan Multimeter Analog / Digital

Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter Analog

Berikut cara menggunakan multimeter analog untuk mengukur dioda.

  • Aturkan Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω) x1k atau x100
  • Hubungkan Probe Merah pada Terminal Katoda (tanda gelang)
  • Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Anoda.
  • Baca hasil Pengukuran di Display Multimeter
  • Jarum pada Display Multimeter harus bergerak ke kanan
  • Balikan Probe Merah ke Terminal Anoda dan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang).
  • Baca hasil Pengukuran di Display Multimeter
  • Jarum harus tidak bergerak.
  • **Jika Jarum bergerak, maka Dioda tersebut berkemungkinan sudah rusak.
mengukur dioda dengan multimeter analog

Cara Mengukur Dioda dengan Multimeter Digital

Pada umumnya, multimeter digital telah menyediakan pengukuran untuk fungsi dioda, jika tidak ada, maka kita juga dapat mengukur dioda dengan fungsi ohm pada multimeter digital.

Cara Mengukur Dioda dengan menggunakan Multimeter Digital (Fungsi Ohm / Ohmmeter)

Berikut cara menggunakan multimeter digital untuk mengukur dioda :

  • Aturkan Posisi Saklar pada Posisi OHM (Ω)
  • Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang)
  • Hubungkan Probe Merah pada Terminal Anoda.
  • Baca hasil pengukuran di Display Multimeter
  • Display harus menunjukan nilai tertentu (Misalnya 0.64MOhm)
  • Balikan Probe Hitam ke Terminal Anoda dan Probe Merah ke Katoda
  • Baca hasil pengukuran di Display Multimeter
  • Nilai Resistansinya adalah Infinity (tak terhingga) atau Open Circuit.
  • **Jika terdapat Nilai tertentu, maka Dioda tersebut berkemungkinan sudah Rusak.
mengukur dioda dengan multimeter digital

Cara Mengukur Dioda Menggunakan Multimeter Digital (dengan Fungsi Dioda)

Berikut langkah-langkah mengukur dioda dengan menggunakan multimeter digital :

Baca juga : Pengertian Dioda dan Prinsip Kerja Dioda

  • Aturkan Posisi Saklar pada Posisi Dioda
  • Hubungkan Probe Hitam pada Terminal Katoda (tanda gelang)
  • Hubungkan Probe Merah pada Terminal Anoda.
  • Baca hasil pengukuran di Display Multimeter
  • Display harus menunjukan nilai tertentu (Misalnya 0.42 V)
  • Balikan Probe Hitam ke Terminal Anoda dan Probe Merah ke Katoda
  • Baca hasil pengukuran di Display Multimeter
  • Tidak terdapat nilai tegangan pada Display Multimeter.
  • **Jika terdapat Nilai tertentu, maka Dioda tersebut berkemungkinan sudah Rusak.
mengukur dioda dengan multimeter digital

Note :

Hal yang perlu diperhatikan disini adalah cara mengukur dioda dengan menggunakan multimeter analog dan multimeter digital adalah terbalik. Perhatikan posisi probe merah (+) dan probe hitamnya (-).

Cara-cara diatas juga dapat digunakan untuk menentukan terminal mana yang katoda dan mana yang terminal anoda jika tanda gelang yang tercetak di dioda tidak dapat dilihat lagi atau terhapus. 

Posting Komentar

© InfoProduksi. All rights reserved. Distributed by Pixabin